SURABAYA – Badan
Perpustakaan Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya sukses mempertahankan
keunggulannya dengan meraih nilai Akreditasi "A" dari
Direktorat Standar Akreditasi Perpustakaan Nasional RI (Perpusnas) pada Oktober
lalu. Prestasi membanggakan ini didukung secara signifikan oleh keunggulan pada
Komponen 7: Inovasi dan Kreativitas, di mana Perpustakaan Untag dinilai
memiliki keunikan yang tidak dimiliki institusi lain.
Koleksi Kebangsaan: Menghidupkan Pemikiran
Bung Karno
Salah satu aspek inovasi yang mendapat apresiasi
tinggi dari asesor adalah pengelolaan Koleksi Kebangsaan. Koleksi khusus
ini menghadirkan berbagai literatur penting mengenai perjuangan dan pemikiran
Bapak Bangsa, termasuk buku-buku karya Bung Karno, seperti:
Kehadiran koleksi ini bukan sekadar hiasan rak,
melainkan instrumen nyata dalam mendukung IKU 7 (Indikator Kinerja Utama 7)
mengenai pembelajaran yang kolaboratif dan partisipatif. Dengan mempelajari
pemikiran kebangsaan, mahasiswa didorong untuk memiliki wawasan kritis dalam
menyelesaikan masalah masyarakat.
Tren Peminjaman: Literasi yang Hidup
Berdasarkan data sirkulasi terbaru, minat mahasiswa
dalam memanfaatkan koleksi perpustakaan—baik buku teks maupun riset—terus
menunjukkan tren positif. Beberapa transaksi peminjaman (data sortir hijau)
mencerminkan produktivitas akademik mahasiswa, di antaranya:
Menariknya, Koleksi Kebangsaan juga mulai diminati
secara spesifik oleh para pemustaka yang ingin mendalami sejarah perjuangan
bangsa sebagai basis riset maupun wawasan personal.