Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya menjalin kerja sama strategis di bidang teknik dengan Universiti Tun Hussein Onn Malaysia melalui penandatanganan Letter of Intent (LoI) yang berlangsung di kampus UTHM, Malaysia, pada Selasa.
Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Wakil Rektor II Untag Surabaya, Supangat, bersama Deputy Dean (Graduate Development) Centre of Graduate Studies (CGS) UTHM, Rahisham Bin Abd Rahman, serta disaksikan oleh Dean CGS UTHM, Mohamad Zaky bin Noh.
Supangat menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah konkret Untag Surabaya untuk memperluas kiprah internasional sekaligus membuka peluang bagi dosen dan mahasiswa untuk berkembang di tingkat global. Ia menambahkan bahwa bidang teknik sebagai salah satu keunggulan kampus diyakini akan semakin berkembang melalui kolaborasi ini, terutama dalam riset, publikasi, dan pertukaran ilmu.
Kesepakatan tersebut mencakup berbagai program strategis, seperti penelitian bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Supangat juga menegaskan bahwa kehadirannya dalam penandatanganan menjadi bukti komitmen serius institusi dalam merealisasikan seluruh poin kerja sama, dengan harapan dalam lima tahun ke depan manfaatnya sudah dapat dirasakan secara nyata.
Di sisi lain, pihak UTHM mengapresiasi kemitraan ini dan menilai Untag Surabaya sebagai mitra yang sejalan dalam pengembangan sumber daya manusia, khususnya di tingkat pascasarjana. UTHM juga berencana menindaklanjuti kerja sama ini melalui program-program konkret, seperti pertukaran mahasiswa yang terstruktur, riset kolaboratif dengan pendanaan bersama, serta pengabdian masyarakat lintas negara.
LoI ini mulai berlaku sejak 6 April 2026 dengan masa berlaku lima tahun dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak. Kerja sama ini didasarkan pada prinsip kesetaraan, saling menguntungkan, sukarela, serta menjunjung tinggi kejujuran dan itikad baik, dengan tetap mematuhi hukum yang berlaku di Indonesia dan Malaysia.