SURABAYA – Badan Perpustakaan Universitas 17 Agustus 1945 (Untag)
Surabaya menunjukkan komitmen kuatnya dalam memajukan budaya literasi di
lingkungan kampus. Hari ini, 28 Mei, Badan Perpustakaan Untag Surabaya secara
resmi mengukuhkan Duta Baca Perpustakaan Periode 2025-2026, yang untuk pertama
kalinya melibatkan representasi dari seluruh unsur sivitas akademika : Duta
Baca Dosen, Duta Baca Tenaga Kependidikan, dan Duta Baca Mahasiswa.
Pengangkatan
ini merupakan langkah strategis perpustakaan untuk lebih proaktif menjangkau
seluruh komunitas Untag Surabaya. Para duta baca ini diamanahkan untuk menjadi 'Jembatan
Literasi' yang menghubungkan sumber daya perpustakaan dengan kebutuhan
informasi, penelitian, dan hiburan bacaan seluruh warga kampus.
"Kami menyadari bahwa perpustakaan harus lebih dari sekadar tempat penyimpanan buku. Ia harus menjadi pusat kegiatan intelektual," ujar Kepala Perpustakaan Untag Surabaya Bapak Bambang Agustono, S.H., M.H. dalam sambutannya. "Dengan adanya perwakilan dari dosen, tendik, dan mahasiswa, kami berharap pesan tentang pentingnya membaca dan kekayaan koleksi perpustakaan dapat tersebar lebih efektif dan personal ke setiap lini di Untag Surabaya."

Salah
satu Duta Baca Mahasiswa terpilih, Annifa Octatya dari Fakultas Ilmu Sosial dan
Ilmu Politik, mengungkapkan antusiasmenya, "Kami ingin menunjukkan bahwa
membaca itu keren dan sangat relevan dengan kehidupan mahasiswa masa kini.
Perpustakaan Untag punya segalanya—dari e-resources hingga buku-buku
yang inspiratif. Kami siap jadi influencer literasi di kampus!"